≡ Menu

Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Penyakit Herpes

Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit herpes?

Atau bahkan Anda pernah mengalaminya?

Herpes adalah penyakit kulit yang penyebab utamanya adalah virus.

Herpes seringkali disebut sebagai penyakit cacar karena ditandai dengan adanya pembentukkan gelembung-gelembung pada kulit yang berisi cairan.

Virus yang menyebabkan penyakit herpes ini adalah HHV atau Human Herpes Virus. Virus tersebut menyebabkan infeksi pada kulit sehingga kulit mengalami peradangan. Peradangan inilah yang kemudian membentuk gelembung-gelembung pada kulit secara berkelompok.

Cairan dalam gelembung tersebut jika pecah dapat menyebabkan penularan jika bersentuhan dengan obyek lain. Selain melalui sentuhan langsung, penyakit herpes juga bisa tertular melalui hubungan seksual dan kontak mata langsung dengan penderitanya.

Barang yang terkena cairan dari geleumbung kulit penderita herpes juga bisa menyebabkan terjadinya penularan. Sebelum itu, ada beberapa gejala penyakit herpes yang bisa dijadikan sebagai cara untuk mengidentifikasi apakah orang tersebut terkena herpes atau tidak.

Gejala Herpes yang Harus Anda Kenali Gejala umum penyakit herpes biasanya akan muncul selama kurang lebih 1 minggu setelah terserang virus.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah gejala herpes yang harus Anda kenali agar bisa dilakukan penanganan langsung dengan cepat.

1. Muncul ruam merah yang didalamnya terdapat cairan sehingga menyebabkan kulit
menggelembung

2. Bayi yang terkena herpes akan kejang-kejang sehingga bisa menyebabkan adanya ganguan
pada sistem otak

3. Suhu tubuh penderitanya tidak menentu terkadang turun lalu naik

4. Penderita mengalami gangguan pernafasan

5. Sering merasa pegal dan lelah pada otot

6. Adanya pembengkakan pada bagian kulit, terutama pada bagian kelenjar getah bening

7. Sering merasa kesemutan pada salah satu bagian anggota badan. Hal ini dikarenakan virus
herpes menyerang pembuluh darah

8. Kulit yang melepuh akan terasa panas dan sakit

9. Mulut terasa seperti sedang mengalami sariawan di tbagian yang sama

Kondisi akan semakin buruk apabila penderitanya mengalami sesak naas dan menggigil.

Apabila kondisi semakin buruk, maka bukan tidak mungkin jika penderita herpes akan mengalami gangguang pada organ hati.

Umumnya, penyakit herpes akan sembuh secara perlahan dalam kurun waktu 10 hari jika gejala yang ditimbulkan tidak begitu kronis.

Namun jika Anda mendapati kondisi yang semakin buruk dari serangan herpes ini, maka langkah yang harus dilakukan adalah segera melakukan perobatan sesuai dengan petunjuk dokter.

Karena jika tidak segera diberikan pengobatan, serangan virus bisa menyebabkan adanya komplikasi penyakit lainnya. Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apa saja penyebab penyakit herpes?

Umumnya, penyakit herpes muncul karena adanya penularan virus yang dilakukan oleh oraang lain. Selain itu, herpes juga bisa dikarenakan adnaya penyakit cacar. Ketika seseorang menderita penyakit cacar maka dalam kondisi yang tidak aktif, virus bernama virus varicella-zoster akan tinggal dalam tubuh.

Saat kekebalan tubuh atau sistem imun menurun maka secara otomatis virus ini akan kembali aktif dan menyerang saraf sampa dengan ke bagian kulit.

Hal tersebutlah yang kemudian menyebabkan munculnya penyakit herpes.

Apabila kondisi ini didiamkan begitu saja, maka virus akan semakin berkembang dan menimbulkan bintik kecil kemerehan pada kulit yang akhirnya berisi air dan membentuk gelembung.

Perlu diketahui bahwa herpes dibagi menjadi dua jenis yakni Herpes Zoster dan Herpes Simplex. Dimana kedua jenis herpes ini sumber penyebabnya adlaah virus. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut terkait dengan kedua jenis herpes tersebut.

1. Herpes Zoster

Perlu diketahui bahwa Herpes zoster adalah infeksi kulit yang terjadi karena adnaya lanjutan serangan chickenpox atau cacar air.

Hal tersebut dikarenakan virus yang menyerang penderitanya sama. Meskipun demikian, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Dimana herpes Zoster menyebabkan gelembung pada kulit yang lebih besar daripada cacar air.

Herpes ini juga menyebabkan terbentuknya gelembung secara berkelompok di beberapa bagian badan atau bagian- bagian tertentu seperti di bagian dada, punggung atau dahi.

Herpes zoster ini dapat ditularkan melalui pakaian yang tercemar cairan gelembung yang pecah, batuk, bersin, atau terkena sentuhan pada bagian kulit penderita yang gelembungnya pecah.

2. Herpes Simplex

Herpes ini seringkali menyerang bagian pinggang atas dan mulut. Herpes Simplex sendiri dibagi menjadi dua yakni tipe satu atau Herpes Simplex Virus-1 (HSV-1) dan tipe dua yakni HSV-2.

Herpes simplex tipe 1 adalah herpes yang paling umum dan sering dialami oleh orang dewasa.

Gejalanya adalah adanya ruam lepuh pada bagian tubuh tertentu, sariawan, dan lainnya. Herpes ini bisa diobati
namun sulit disembuhkan secara total.

Sebab jika kondisi daya tahan tubuh menurun, maka herpes ini akan muncul kembali. Tipe dua biasanya menyerang tubuh bagian pinggang ke arah bawah.

Bahkan seringkali menyerang bagian kelamin. Tak heran jika herpes tipe ini sering dikenal dengan sebutan Herpes Genitalis.

Herpes tipe HSV2 ini tidak menular melalui bersin atau udara. Karena biasanya, penyakit ini hanya bisa tertular ketika penderitanya berhubungan sex.

Herpes tipe ini sering muncul pada bagian dubur, vagina, penis, dan selangkangan kaki. Laki-laki yang terkena herpes tipe ini bisa dengan mudah terlihat.

Tapi pada wanita, sangat sulit diidentifikasi. Penyebab herpes pada dasarnya adalah kondisi dimana kekebalan tubuh seseorang menurun sehingga menyebabkan virus dengan mudah menyerang.

Kondisi tubuh serta pikiran yang dalam kondisi tidak baik juga akan membuat virus herpes menginfeksi tubuh. Selain itu, angin dan paparan sinar matahari yang secara langsung menerpa tubuh juga bisa mengakibatkan penyakit herpes semakin parah.

Maka dari itu, sangat dianjurkan bagi penderita herpes beristirahat dan berdiam diri di dalam rumah. Apalagi, penyakit herpes adalah penyakit yang frekuensi penularannya sangatlah cepat.

Meskipun demikian, proses penyembuhannya juga cepat seiring dengan kemampuan tubuh dalam menjaga daya tahannya. Jika daya tahan tubuh semakin menurun setiap waktunya, maka tentu saja dibutuhkan waktu yang lama untuk proses penyembuhan.

Perlu diketahui bahwa penyakit herpes ternyata juga bisa ditularkan oleh ibu hamil kepada bayinya. Maka dari itu, proses lahiran dengan cara operasi caesar lebih diarahkan dibandingkan proses persalinan normal bagi wanita
hamil yang menderita herpes.

Penyakit herpes akan semakin berbahaya apabila penderitanya mengalami demam tinggi. Karena artinya, daya tahan tubuh si penderita sedang menurun.

Hal tersebut dapat menyebabkan virus semakin berkembang dan agresif.

Penyebab lainnya adalah emosi dan stress fisik yang berlebihan. Kondisi tersebut dapat membuat virus herpes aktif dan membuat penyakit ini semakin serius.

Orang yang sehabis melakukan operasi, tidak menjaga kebersihan organ intim saat mengalami masa menstruasi, pembalut yang tidak cocok, mengkonsumsi obat-obatan atau makanan tertentu, tidak menjaga kebersihkan lingkungan, dan perilaku seksual yang tidak normal juga bisa menjadi penyebab aktifnya virus herpes.

Setelah memahami apa saja yang menjadi penyebab munculnya penyakit herpes, lantas apa saja ciri
ciri herpes?

Dan bagaimana cara mengobatinya?

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri penderita yang terkena penyakit herpes.

 Timbul rasa geli pada bagian tubuh yang akan mengalami ruam

 Timbul rasa gatal saat ruam mulai muncul

 Terasa sakit pada bagian tubuh yang mengalami herpes. Rasa sakit ini juga bisa menjalas ke bagian sendi sehingga tak jarang penderitanya merasa pegal-pegal dan lemas

 Ruam yang muncul pada kulit menyebabkan rasa panas seperti sedang terbakar

 Penderita akan mengalami demam dan juga panas dingin

 Saat penyakit herpes semakin parah maka penderitanya akan sakit kepala dan juga sakit
perut

 Setelah semua ciri-ciri tersebut muncul, maka akan mulai terlihatlah bintik-bintik merah berukuran kecil. Semakin lama, bintik tersebut akan semakin membesar dan berisi air. Jika bintik tersebut pecah maka akan menular dan melebar luas pada bagian tubuh lainnya.

Awalnya, cairan ini terlihat berwarna bening. Tapi dalam beberaapa hari, cairan akan berubah
menjadi lebih keruh.

Pada dasarnya, penyakit herpes bukanlah hal yang sangat membahayakan karena tidak menyebabkan kematian.

Hal terpenting yang diperhatikan oleh penderita herpes adalah memastikan agar gelembung yang muncul pada kulit tidak pecah.

Pasalnya penyakit ini akan cepat sembuh seiring dengan semakin meningkatnya daya tahan tubuh. Gelembung yang pecah juga bisa menyebabkan bekas yang sulit dihilangkan. Selain itu, hal tersebut juga bisa menyebabkan kuman lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Penderita yang tidak tahan dengan udara yang terlalu dingin dan rasa gatalnya bisa menggunakan bedak talek untuk meredakan gejala herpes pada kulit.

Saat ini, ada banyak obat herpes yang bisa ditemukan di apotek. Biasanya, obat-obatan yang diberikan hampir sama dengan penderita cacar. Karena gejala dan penyebabnya sama. Obat yang paling sering diberikan adalah paracetamol yang ditujukan untuk menurunkan demam.

Disamping itu, obat penyakit herpes yang sering diberikan adalah Acyclovir tablet.

Obat ini berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri, demam, komplikasi dan meningkatkan daya tahan tubuh penderita agar bisa melawan virus herpes dengan maksimal.

Pemberian obat Acyclovir sebaiknya dilakukan ketika penderita merasa kulitnya panas seperti terbakar dan terasa nyeri pada bagian tubuh yang terserang.

Apabila penyakit herpes semakin parah dan membuat daya tahan tubuh penderitanya semakin lemah dan tidak bertenaga, maka biasanya dokter akan menganjurkan untuk melakukan pengobatan terapi berupa infus (IV) Acyclovir.

Selain mengetahui proses pengobatan, ada baiknya jika masyarakat melakukan tindak pencegahan seperti melakukan imunisasi berupa vaksin varisela zoster.

Imunisasi ini diberikan pada anak yang sehat ketika usianya 1 sampai dengan 12 tahun sebanyak 1 kali. Pada masa pubertas, imunisasi ini bisa diberikan sekali lagi sehingga kekebalan tubuhnya semakin tinggi sebanyak 60 % sampai dengan 80 %.

Sekedar informasi, kekebalan tubuh ini dapat menjaga ketahanan tubuh sampai dengan 10 tahun lamanya. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah cara mengobati herpes yang harus Anda ketahui.

Cara Mengobati Penyakit Herpes

1. Membalurkan bedak talk secara perlahan pada bagian tubuh tertentu yang terserang virus
herpes.

2. Memastikan agar gelembung pada kulit tidak pecah

3. Meminum obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter atau apoteker yang dapat mengurangi
gejala penyakit herpes seperti famciclovir, descolovir, parasetamol, dan lain sebagainya.

4. Menjaga kebersihan lingkungan dan juga tubuh dengan baik.

5. Mandi secara teratur. Tapi jika penderita tidak tahan dengan udara yang dingin, maka
sebaiknya jangan mandi terlebih dahulu karena akan menyebabkan reaksi shock.

6. Menggunakan obat tradisional yang dapat membantu proses penyembuhan penyakit herpes.

Selain mengkonsumsi obat-obatan kimia di apotek, Anda juga bisa mengobati penyakit herpes dengan menggunakan bahan-bahan alami.

Bahan-bahan herbal ini sangat mudah ditemukan di sekitar sehingga tidak akan menyulitkan Anda dalam mempercepat proses penyembuhan.

Di bawah ini adalah beberapa bahan alami yang bisa dijadikan sebagai obat tradisional penyakit herpes.

Bahan Alami yang Bisa Dipakai untuk Mengobati Herpes

1. Lidah buaya

Ternyata, lidah buaya memiliki kandungan yang sangat baik untuk melawan virus herpes. Cara penggunaannya juga sangat mudah. Anda hanya perlu mengkonsumsi daging dari tanaman lidah buaya.

Anda bisa mengolahnya menjadi jus dan ditambah dengan madu agar rasanya tidak terlalu hambar.

2. Madu

Madu mengandung zat anti inflamasi dan antioksidan yang sangat baik untuk mengaja ketahanan tubuh. Selain itu, madu juga memiliki kandungan anti bakteri dan anti virus termasu virus herpes.

Madu bisa mengobati penyakit herpes dengan maksimal. Cara pengaplikasian madu sebagai obat herbal herpes juga sangat mudah.

Caranya, Anda masukkan madu murni sebannyak 2 sendok ke dalam satu gelas air putih. Lalu minum larutan madu tersebut secara teratur.

3. Bawang Putih.

Perlu diketahui bahwa bawang putih mengandung anti bakteri dan anti virus yang dapat melawan irus herpes. Bawang putih ini bisa dimakan secara langsung atau bisa juga dibalurkan pada kulit yang terserang herpes.

4. Teh hijau

Cara mengobati penyakit herpes selanjutnya adalah dengan mengkonsumsi teh hijau. Hal tersebut dikarenakan teh hijau memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

Dengan begitu, tubuh akan terhindar dari serangan virus herpes. Antioksidan yang ada di dalam teh hijau juga berkhasiat untuk membunuh virus herpes dan virus lain yang membahayakan tubuh.

Anda yang ingin menggunakan teh hijau sebagai salah satu proses pengobatan sebaiknya tidak menggunakan gula sebagai pemanisnya. Gunakan sedikit madu agar khasiat teh hijau semakin terlihat.

5. Kunyit

Selain bisa dijadikan sebagai bumbu masakan, kunyit juga dapat mengobati penyakit herpes. Pasalnya kunyit memiliki kandungan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

6. Daun Binahong

Daun Binahong memiliki kandungan anti bakteri dan juga anti virus yang sangat baik untuk melawan penyakit herpes. Saat daun Binahong dibalurkan pada kulit, maka kulit yang terinfeksi akan terasa lebih sejuk.

7. Jinten Hitam

Jinten hitam memiliki khasiat yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri.

Hal tersebutlah yang membuat jinten hitam sangat baik untuk mengobati penyakit herpes.

8. Daun Dewa

Tanaman daun dewa memang terkenal sebagai obat herbal yang sangat baik untuk mengobati berbagai macam penyakit. Termasuk penyakit kulit seperti herpes.

Cara pengaplikasiannya juga sangat mudah. Anda hanya perlu meminum air rebusan daun dewa yang masih hangat secara rutin.

9. Waru Landak

Tanaman waru landak sangat efektif dalam mengobati penyakit herpes. Cara penggunaannya adalah Anda haluskan tanaman waru landak lalu balurkan pada bagian tubuh yang terserang penyakit herpes.

Namun, pastikan jika bagian tubuh tersebut sudah dibalut dengan kain kassa sebelumnya. Lakukan secara teratur agar hasilnya bisa maksimal.

10. Sambiloto

Sambiloto terkenal sebagai salah satu jenis tanaman yang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit Herpes.

Untuk mengubah sambiloto menjadi obat herpes herbal, Anda bisa merebus sambiloto terlebih dahulu. Lalu Anda minum air rebusan sambiloto secara rutin.

Demikianlah ulasan terkait dengan pengertian, gejala, ciri-ciri dan pengobatan herpes.

Yuk Bagikan Agar Teman-teman Kalian Mengetahuinya

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment