≡ Menu

Mengenal Kencing Manis, Penyebab Serta Ciri-cirinya

Kencing manis atau yang sering disapa Diabetes merupakan suatu penyakit gula dalam darah yang juga merupakan penyakit kronis dan memiliki tanda awal seperti meningkatnya kandungan gula dalam darah yang disebabkan dari adanya gangguan system ketahanan tubuh.

Syringe with drugs for diabetes treatment

Syringe with drugs for diabetes treatment

Bisa dikatakan, penyakit kencing manis ini cukup sulit disembuhkan, akan tetapi bisa dikontrol gula dalam darahnya.

Tak hanya itu saja, Diabetes juga terjadi karena adanya kekurangan insulin yang mana insulin merupakan suatu zat aktif yang dihasilkan oleh pancreas untuk dapat mengolah dan menstabilkan gula darah menjadi suatu energy yang sehat.

Makanan yang biasa kita konsumsi sebenarnya tak cukup membantu. Hal itu karena, gula dalam darah tak mampu untuk diproses lebih lanjut menjadi sebuah energy normal.

Dan untuk beberapa kasus, kadarnya bisa terus bertambah. Dan adanya kondisi ini dinamakan Hiperglikemia, yang mana merupakan suatu penumpukan glukosa yang telah terjadi dalam darah.

Untuk mengetahui penyakit kencing manis sejak dini adalah suatu hal yang harus diketahui, supaya kita bisa mengendalikan gula darah dan tidak terjadi penyakit Diabetes.

Agar kita dapat mengetahui penyakit Diabetes secara cepat yang paling utama untuk dilakukan yaitu dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada ahlinya.

Kadar gula darah dilakukan pemeriksaan jika sudah berpuas diatas 26 dan juga gula darah dengan pemeriksaan yang tak tentu diatas 200 yang mana dalam kondisi tersebut dinamakan Diabetes.

Mungkin banyak orang yang menganggap remeh suatu penyakit dan mengira bahwa semua penyakit ada obatnya dan mudah ditangani.

Hal itu sebenarnya tak bisa dijadikan sebuah hal yang dianggap mudah dan tidak penting.

Hal ini mengacu pada banyaknya orang yang sakit Diabetes merasa dirinya tak mampu melakukan beban yang berat dan mudah sekali untuk lapar dan haus.

Dengan adanya hal ini, pastinya Diabetes tak bisa dianggap remeh.

Penyebab Kencing Manis

Gejala Umum Dari Penyakit Kencing Manis

Ada banyak gejala umum yang diderita oleh pasien Diabetes yang mana sering kencing, banyak makan, banyak minum dan juga badan sering cepat lelah.

Namun mengenal gejala dari penyakit gula darah meningkat tak selalu sama dan dapat diketahui dengan mudah, khususnya pada anak-anak kecil yang mengalami gejala seperti itu, namun seringkali orang tua berpikir bahwa hal itu merupakan sakit biasa.

Para orangtua sering mengartikan bahwa gejala yang dialami penderita Diabetes dengan flu merupakan suatu penyakit yang sama.

Terkadang untuk penderita Diabetes seringkali baru mengetahui penyakit Diabetes setelah berjalan sekian lama penyakit bersarang di tubuh.

Berikut ini merupakan beberapa gejala kencing manis yang sudah umum terjadi bagi penderita Diabetes :

 Mudah Haus

Seseorang yang mengalami kencing manis, seringkali merasa tenggorokannya sangat kering.

Adapun hal ini selalu terjadi setiap waktu dan memiliki perasaan untuk tidak dapat berhenti minum karena tenggorakna yang mudah haus dan sering ingin minum.

Minum air putih memang baik untuk tubuh, namun jika melakukan aktivitas minum yang berlebihan dibandingkan dengan orang normal pada umumnya, justru hanya akan membuat seseorang mudah untuk kencing dan sering mengalami kekembungan air akibat minum dari jumlah normal orang minum pada umumnya.

 Sering Mengalami Keram Dan Kesemutan

Penderita Diabetes juga memiliki gejala umum seperti keram dan kesemutan. Hal ini terjadi karena adanya pembuluh darah yang rusak dan darah yang mengalir lewat saraf berkurang, sehingga terjadilah suatu efek yang menimbulkan kaki menjadi kesemutan dan juga keram.

 Sering Buang Air Kecil

Karena adanya aktifitas minum yang berlebihan sebagai resiko dari penyakit Diabetes, maka tak heran jika seorang penderita Diabetes sering sekali buang air kecil.

Dan hal ini tentunya menjadi satu hal yang cukup merepotkan, khususnya ketika sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pada kasus anak kecil yang mengidap penyakit Diabetes, sering sekali mereka mengompol ditempat tidur yang merupakan akibat dari ginjal ingin membersihkan gula darah daralam tubuh. Sehingga tak heran, apabila anak-anak seringkali mengompol atau sering buang air kecil dalam jumlah yang banyak.

 Mudah Letih

Setiap penderita Diabetes, tentunya mengalami yang namanya tubuh seringkali mudah lelah.

Hal ini dikarenakan adanya tubuh yang sudah tidak mampu lagi untuk melakukan proses glukosa ke energy dalam tubuh, sehingga pada akhirnya terjadilah kencing manis. Umumnya, untuk seseorang yang mengalami hal seperti ini, maka tidak diperbolehkan untuk berkerja terlalu berat atau mengangkat beban yang berat.

 Berat Badan Menurun Drastis

Banyak orang yang menderita Diabetes mengira bahwa dengan berat badan yang turun secara drastic merupakan salah satu hal yang dibanggakan, padahal sesungguhnya hal tersebut merupakan suatu tanda penyakit Diabetes atau kencing manis. Kondisi ini disebabkan dari adanya pancreas yang telah rusak.

Anggita tubuh yang memiliki peranan penting ini bertugas dalam memproduksi insulin yang akan difungsikan untuk mengolah suatu glukosa menjadi sebuah energy utuh.

Adanya pancreas dalam tubuh seorang penderita Diabetes yang gagal untuk mengolah suatu gula darah menjadi sebuah energy baik, otomatis hal tersebut akan menimbulkan suatu resistensi. Dengan begitu maka tubuh akan segera mencari cadangan sumber energy dengan melakukan pembakaran cadangan lemak.

Gejala Kencing Manis Pada Wanita

Banyak wanita yang tidak menyadari adanya penyakit kencing manis yang mereka derita.

Lalu apa saja gejala-gejala Diabetes yang perlu untuk diwaspadai pada wanita?

Berikut ini merupakan gejala-gejala kencing manis yang perlu untuk Anda tahu :

 Terjadinya infeksi pada kemaluan yang ditandai dengan adanya keputihan yang terus terjadi walaupun sudah dilakukan pengobatan

 Seorang pengidap Diabetes akan lebih mudah untuk terkena jamur pada daerah vagina yang mana diakibatkan dari kelembaban yang cukup besar, sehingga terjadinya suatu infeksi jamur.

 Sering mengalami yang dinamakan Polycystic Sindrome, yaitu suatu kondisi dimana keseimbangan hormon menjadi terganggu yang tentunya hal ini dapat memicu adanya gangguan pada system reproduksi.

Penderita Diabetes wanita juga sering mengalami gangguan pada fungsi hormon yang diakibatkan dari terjadinya aliran darah yang tersendat atau tidak lancar.

 Seorang wanita penderita Diabetes juga sering mengalami yang namanya depresi, hal ini tentunya sangat diwaspadai karena gejala depresi merupakan suatu tanda seseorang mengalami Diabetes.

Penyebab Serta Faktor Resiko Kencing Manis

Glukosa merupakan suatu sumber energy yang paling penting untuk tubuh.

Dan Glukosa sendiri berasal dari adanya dua sumber utama paling penting, yang mana meliputi hati dan juga makanan.

Ketika seseorang mencerna makanan manis, maka akan diserap masuk ke aliran darah melalui insulin yang mana insulin merupakan suatu hormon yang dihasilkan oleh pancreas.

Dan untuk proses ini maka memiliki peranan sebagai tempat penyimpanan dan juga tempat untuk pengolahan. Seperti misalnya apabila kita sedang tidak makan dalam waktu yang lama, maka secara otomatis liver akan mengeluarkan glukosa yang sudah tersimpan untuk tetap menjaga suatu kadar guka dalam darah untuk tetap normal.

Ada beberapa tipe penyakit kencing manis dan penyebabnya yang bisa dijadikan sebuah informasi penting seputar penyakit kencing manis yang cukup mengganggu kesehatan seseorang.

Dan berikut tipe dan penyebabnya :

 Diabetes Tipe 1

Untuk Diabetes tipe pertama ini merupakan suatu kondisi dimana system imun seseorang yang secara normal dapat berfungsi dengan baik untuk melawan bakteri dan juga virus dalam tubuh, justri menyerang suatu hormon insulin. Dengan adanya suatu keadaan seperti ini maka dapat membuat seseorang akan kekurangan atau bisa jadi tidak dapat mempunyai insulin.

Harusnya bisa dikirimkan ke dalam sel, justru gula dalam darah menjadi menumpuk.

 Diabetes 2 Dan Prediabetes

Untuk kondisi penyakit diabetes 2 dan prediabetes ini bisa mengakibatkan sel dalam tubuh berubah menjadi resistensi pada hormon insulin. Dan tentunya, hal tersebut akan mengakibatkan pancreas sudah tak ammapu untuk menghasilkan insulin yang cukup.

Awalnya ingin mengalirkan masuk dalam sel, yang terjadi malah sebaliknya yaitu kondisi dimana gula bertumpuk dalam darah. Bisa diatakan untuk penyebabnya sendiri tidak dapat diketahui secara pasti, wall\aupun adanya lemak yang belebih dan juga tingh laku yang aktif menjadi salah satu factor yang penting.

 Gestational Diabetes

Ketika seorang wanita sedang hamil, maka plasenta akan memproduksi suatu hormon yang berguna untuk membantu kehamilan. Dan hal ini yang akan membuat suatu resistensi pada insulin.

Dengan adanya plasenta yang kian membesar di beberapa bulan lamanya, maka hormon secara aktif akan semakin menghasilkan lebih banyak.

Untuk normalnya sendiri, pancreas akan bertink dengan memberikan lebih besar untuk insulin. Namun juga sering tidak bisa untuk melakukan respon atau suatu tindakan. Dan inilah yang menjadikan glukosa secara besar akan bertumpuk dalam darah dan tidak dapat diserap masuk dalam sel.

Untuk Faktor Resiko dari Diabetes sendiri sesuai dengan tipenya masing-masing, seperti berikut ini :

 Diabetes 1

Walapun untuk penyebab dari Diabetes tidak dapat diketahui secara pasti, namun untuk factor keturunan juga menjadi suatu kemungkinan.

Selain itu juga ada factor lainnya yang bisa dijadikan suatu kemungkinan yaitu diakibatkan dari adanya virus.

Hal inilah yang menjadikan beberapa ahli mencari tahu lebih lanjut mengenai penyebab dari Diabetes yang ingin ditelisik lebih dalam mengenai penyakit Diabetes tipe 1 ini.

 Diabetes Tipe 2

Untuk resiko dari penyakit Diabetes atau kencing manis ada beberapa, seperti berikut ini :

 Lemak

Dengan semakin banyaknya lemak pada tubuh, maka semakin besar pulalah resistensi pada insulin.

 Tingkah Laku Yang Aktif

Dengan adanya keaktifan dalam melakukan aktifitas fisik maka dapat menbantu untuk mengendalikan banyaknya glukosa pada energy yang dapat membuat sel semakin sensitive pada glukosa.

Dan aktivitas yang tidak banyak hanya akan membuat lemak tidak berkurang. Itu sebabnya, beberapa penderita Diabetes sering melakukan aktifitas fisik ketika tubuh semkain besar, agar lemak dalam tubuh bisa terbakar.

 Usia

Usia yang menjadi suatu resiko penyakit Diabetes terjadi. Hal itu juga bukan hanya didasarkan pada usia saja, karena dengan adanya aktivitas yang menurun juga menyebabkan terjadinya resiko Diabetes.

 Penyakit Turunan

Faktor keturunan merupakan salah satu hal yang bisa menyebabkan Diabetes terjadi, bisa turunan dari bapk/ibu atau seseorang keluarga dekat yang memiliki penyakit yang sama.

Itu sebabnya, kenali lebih dulu penyakit dengan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi tubuh.

 Gestational Diabetes

Apabila mempunyai kondisi penyakit Gestational seperti ini saat sedang hamil, maka hal tersebut memicu adanya prediabetes dan juga diabetes tipe 2 yang semakin tinggi.

Apabila bayi yang telah dilahirkan memiliki berat yang cukup besar atau lebih dari 4 kg, maka hal tersebut akan menjadikan resiko untuk Diabetes tipe yang ke 2 dapat terjadi yang tentunya hal ini sangat wajib untuk diwaspadai

Adanya kondisi lain yang dikaitkan dengan Diabetes yanitu terjadinya tekanan darah tinggi atau Hipertensi dan juga kolesterol yang cukup tinggi. Dengan adanya hal ini maka sangat wajib untuk diwaspadai dengan penindakan yang cepat, sehingga keadaan tak bertambah buruk.

Kencing Manis Kering Dan Kencing Manis Basah

Kencing Manis terbagi dalam dua jenis yaitu Tipe 1 dan Tipe 2, namun dalam artian lain tipe tersebut dinamakan Diabetes Kering dan Diabetes Basah. Lalu apa sajakah yang menjadi perbedaan diantara keduanya?

Kencing manis kering merupakan suatu kondisi dari penyakit Diabetes tipe 2 dalam tahap awal. Untuk penyakit jenis ini terjadi akibat dari insulin yang berada pada tubuhnya sudah kebal akan gula darah yang masuk.

Bisa diartikan bahwa insulin dalam tubuh telah rusak.

Dan terjadinya insulin yang sudah rusak tersebut dapat menyebabkan gula darah dalamtubuh tidak bisa diubah menjadi suatu gula otot.

Dengan kondisi ini maka secara otomatis gula darah dalam tubuh lebih tinggi dari ukuran normal pada umumnya. Untuk kadar gula darah normal yaitu 150 mg/dl, berbeda dengan seseorang yang memiliki penyakit Diabetes yang memiliki kadar gula 200 mg/dl.

Untuk Kencing manis basah adalah suatu kondisi yang mengacu kepada suatu penyakit tahap serius atau Diabetes tahap 2. Untuk Diabetes ini sering terjadi pada orang-orang yang sudah memasuki masa tua.

Adapun factor penyebab dari Diabetes basah ini disebabkan karena adanya gula dalam darah yang cukup tinggi dan seringnya lebih tinggi dari penderita kencing manis kering.

Terdapat beberapa gejala dari Diabetes kering dan Basah yang cukup serupa, hanya saja yang membedakan yaitu dari tahapan serta kondisi fisik seseorang saja . Dan berikut ini gejala dari Diabetes Basah dan Kering yang memiliki kesamaan :

 Nafsu makan tinggi

 Adanya rasa haus yang berlebihan mengakibatkan seringnya aktivitas buang air kecil secara terus

menerus.

 Mulut dan tenggorokan terasa kering karena adanya dehidrasi

 Bau Mulut

 Mata buram

 Otot tubuh terasa pegal-pegal dikarenakan dehidrasi

 Darah tinggi

 Sering mengalami migraine

 Badan sering gatal-gatal

 Berat badan turun secara drastic

Adanya gejala tersebut sering terjadi pada penyakit kencing manis bash dan kering, namun untuk mengetahui penyakit Diabetes yang paling mudah yaitu dengan adanya infeksi luka pada tubuh yang sulit untuk disembuhkan, sehingga bisa disimpulkan dengan kondisi seperti ini maka bisa dipastikan bahwa seseorang terkena Diabetes.

Luka yang sulit untuk disembuhkan tentunya akan mengakibatkan virus dan juga bakteri jahat dapat hingga dan berkembang biak dalam tubuh.

Hal ini akan menyebabkan terjadinya infeksi yang cukup parah.

Itu sebabnya, dengan keadaan seperti ini maka tidak dapat dibiarkan begitu saja, karena bisa berakibat pada busuknya bagian yang sudah terinfeksi dan jalan satu-satunya untuk menyembuhkannya yaitu dengan jalan amputasi.

Oleh karenanya, ada baiknya untuk tetap waspada jikalau telah mengalami beberapa gejala diatas.

Dan ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan ahlinya supaya keadaan tidak bertambah buruk.

Pencegahan Kencing Manis Dan Pengobatan Yang Tepat Untuk Diabetes tipe 1 memang tidak dapat dicegah karena sudah tahap yang serius, namun untuk diabetes tipe 2 masih bisa dilakukan pencegahan agar tidak semakin meningkat dan bertambah parah.

Adapun untuk pencegahan kencing manis dan pengobatannya ada banyak yang bisa dilakukan.

Dan berikut ini merupakan pencegahan kencing manis :

 Makan yang mengandung gizi baik untuk tubuh dan rendah lemak

 Sering melakukan olahraga atu aktifitas harian untuk menurunkan lemak

 Selalu menjaga berat badan tetap ideal.

Untuk pengobatannya sendiri bisa dilakukan dengan cara alami atau selain dari obat dokter yang aman,

seperti berikut ini :

 Sambiloto

Untuk menyembuhkan penyakit kencing manis bisa menggunakan tanaman satu ini, yaitu Sambiloto.

Diketahui bahwa Sambiloto memiliki fungsi yang dapat mengatasi kadar gula dengan cepat dan dapat mengontrol kadar gula dalam darah dengan baik.

 Daun Kemangi

Untuk mengobati penyakit Diabetes selanjutnya yaitu dengan menggunakan tumbuhan kemangi.

Tumbuhan ini tak hanya sebagai lalapan untuk makan saja, tetapi juga dapat mengobati penyakit gula darah. Untuk menggunakannya sangat mudah, yaitu hanya dengan menjadikan konsumsi makanan sehari-hari.

Dengan konsumsi Daun Kemangi secara rutin maka kadar gula dalam darah yang meningkat bisa turun kembali dan normal.

 Pare

Salah satu jenis tanaman yang sering dijadikan panganan dan memiliki rasa pahit yang begitu pekat yaitu Pare.

Dan diketahui bahwa pare memiliki manfaat besar untuk menurunkan gula dalam darah.

Untuk memanfaatkannya cukup mudah yaitu hanya dengan menjadikan pare sebagai teman untuk makan nasi dengan cara mengukusnya terlebih dulu. Untuk air rebusan pare jangan dibuang karena bisa dimanfaatkan juga untuk minuman obat Diabetes.

 Buah Mengkudu

Tumbuhan alami yang bisa dimanfaatkan sebagai obat Diabetes selanjutnya yaitu buah Mengkudu.

Diketahui bahwa Mengkudu dapat mengobati Diabetes secara aktif dan baik. Untuk memanfaatkan buah mengkudu ini sebagai obat cukup mudah, yaitu dengan menjadikannya sebagai jus tanpa menambahkan gula dan minumlah jus tersebut secara rutin, maka Anda bisa merasakan sendiri bagaimana hasilnya.

Ciri-Ciri Kencing Manis Atau Diabetes

Banyak yang tidak mengetahui secara pasti mengenai ciri-ciri kencing manis secara tepat, karena seringkali untuk penyakit ini sering di salahartikan sebagai penyakit biasa karena adanya tanda dan gejala yang tidak terlalu dominan. Dan berikut ini merupakan ciri-ciri dari penyakit kencing manis yang dapat diketahui :

 Sakit Kepala

Seseorang yang memiliki sakit kepala akut dan terus menerus bisa banyak arti, apakah itu migraine atau sakit Diabetes.

Namun, umumnya seseorang yang mengidap Diabetes memiliki sakit kepala terlalu yang sangat mengganggu.

Karena itu, ada baiknya jika sudah seperti ini segera periksakan lebih lanjut.

 Badan Lemas

Badan yang lemas dan tidak memiliki tenaga lebih untuk melakukan aktivitas bisa jadi merupakan salah satu ciri dari penyakit Diabetes. Badan yang lemas sering dialami oleh seseorang yang menderita penyakit Diabetes, karenanya segera periksakan diri lebih lanjut.

 Sering Kehausan

Sering haus merupakan salah satu ciri-ciri orang yang menderita Diabetes.

Dalam hal ini dikarenakan adanya tenggorokan yang sering kering, sehingga aktivitas minum menjadi terlalu sering dan akhirnya terjadi aktivita buang air kecil yang sering.

Itulah sekilas mengenai Kencing manis dan pengobatan yang bisa dilakukan. Jagalah kesehatan Anda selalu.

Yuk Bagikan Agar Teman-teman Kalian Mengetahuinya

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment